Bisnis tas kanvas adalah pilihan yang sangat cerdas saat ini. Selain berfungsi sebagai pembawa barang juga pelengkap fashion. Apalagi karena tren gaya hidup berkelanjutan (eco-friendly), bahan kanvas sangat fleksibel untuk dikreasikan ke berbagai segmen pasar. Usaha tas kanvas bisa menjadi bisnis rumahan, karena produknya tidak besar dan dibuatnya satu per satu. Walaupun demikian perlu kiat-kiat tertentu agar produk yang sudah dibuat laku dan memenuhi selera pembeli.
Daftar Isi
Alasan Memilih Bahan Kanvas Untuk Bisnis Tas Kanvas
Secara sederhana, kanvas adalah kain tenun polos yang dikenal karena kekuatannya, ketahanannya, dan permukaannya yang cukup kasar. Dahulu kanvas terbuat dari rami (hemp), namun saat ini mayoritas kanvas dibuat dari katun atau campuran serat sintetis.
Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai bahan kanvas:
Karakteristik Utama
Bahan kanvas memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya berbeda dari kain biasa:
- Tenunan Padat: Menggunakan teknik tenun polos (plain weave) yang sangat rapat, sehingga tidak mudah robek atau berlubang.
- Daya Tahan Tinggi: Sangat kuat untuk menahan beban berat, itulah sebabnya digunakan untuk tas, tenda, hingga layar kapal.
- Tekstur Berpori: Memiliki tekstur yang terasa jelas saat diraba, memberikan kesan natural dan kasual.
- Fleksibel dalam Finishing: Kanvas bisa diberi lapisan tambahan (coating) agar menjadi tahan air (water repellent) atau lebih kaku.
Jenis Bahan Kanvas Berdasarkan Serat
Tidak semua kanvas itu sama. Berikut adalah perbedaan berdasarkan bahan bakunya, tergantung pada jenis-jenis kanvas.
- Kanvas Katun: Terbuat dari serat kapas alami. Paling populer, lembut, dan mudah dicuci.
- Kanvas Polyester: Terbuat dari serat sintetis (plastik). Lebih tahan air, warna tidak mudah pudar, dan lebih murah.
- Kanvas Blending: Campuran katun dan polyester. Keseimbangan antara kelembutan katun dan kekuatan sintetis.
- Kanvas Ripstop: Kanvas dengan serat nilon berbentuk kotak-kotak. Sangat kuat, jika sobek, sobekannya tidak akan menjalar.
Klasifikasi Berdasarkan Ketebalan (Gramasi)
Dalam dunia bisnis tas, ketebalan kanvas biasanya diukur dalam satuan oz (ounce) atau gramase:
- 8oz – 10oz: Cukup tipis dan lemas. Biasanya digunakan untuk tote bag promosi atau pouch kecil.
- 12oz: Standar kualitas distro/brand. Cukup tebal dan kokoh untuk tas sehari-hari.
- 14oz ke atas: Sangat tebal dan kaku. Biasanya digunakan untuk tas ransel premium atau tas perkakas.
Perbedaan “Canvas” vs “Canvas Duck”
Bagi kalian yang baru mulai bisnis tas kanvas, ada istilah-istilah yang mungkin sering didengar yaitu “Canvas Duck”.
- Canvas Biasa: Tenunannya lebih longgar.
- Canvas Duck: Tenunannya jauh lebih rapat dan menggunakan benang yang lebih halus.
Hasilnya adalah kain yang lebih halus permukaannya tapi tetap sangat kuat. Ini adalah standar emas untuk pembuatan tas berkualitas tinggi.
Ide Bisnis Tas Kanvas
Berikut adalah beberapa ide bisnis tas kanvas yang dikelompokkan berdasarkan target pasarnya:
Niche & Spesialisasi Produk
Alih-alih menjual “tas kanvas biasa”, kalian yang tertarik dengan bisnis ini bisa fokus pada fungsi atau estetika tertentu:
- The Professional Canvas: Tas laptop atau briefcase berbahan kanvas tebal dengan aksen kulit sintetis. Berikan banyak kompartemen untuk charger, mouse, dan dokumen.
- The Art-Piece Bag: Berkolaborasi dengan seniman lokal atau ilustrator untuk membuat desain limited edition yang dicetak atau dilukis tangan di atas kanvas.
- The Travel-Ready: Tas kanvas berukuran besar (duffle bag) yang tahan air (menggunakan coating khusus) untuk keperluan staycation atau olahraga.
- Convertible Bags: Tas yang bisa berubah fungsi dari tote bag menjadi ransel atau tas selempang hanya dengan mengubah posisi talinya.
Strategi Personalisasi (Custom)
Di era sekarang, orang suka barang yang “hanya milik mereka” yang terlihat hanya satu-satunya dan tidak mau kembaran dengan orang lain.
Nah, kalian bisa menawarkan jenis layanan tas kanvas seperti ini:
- Initial Embroidery, yaitu bordir atau print inisial nama dengan font yang elegan di sudut tas.
- DIY Kit, yaitu menjual tas kanvas polos beserta set cat tekstil agar pembeli bisa melukis tasnya sendiri. Biasanya paket ini disiapkan pada acara tertentu.
- Custom Illustration, yaitu jasa ilustrasi wajah atau hewan peliharaan dari foto pelanggan untuk dicetak di tas.


DIY Kit, tas kanvas polos & perlengkapan alat lukis-cat
Aspek Keunggulan Bisnis
Untuk membedakan brand kalian dengan kompetitor di marketplace, pertimbangkan poin-poin ini:
- Eco-Conscious Packaging: Gunakan kemasan tanpa plastik. Tambahkan kartu instruksi cara mencuci agar tas kanvas awet bertahun-tahun (mengurangi limbah).
- Local Material Story: Ceritakan jika kanvas Anda berasal dari pabrik lokal atau menggunakan pewarna alami (seperti dari kulit ketapang atau kayu secang).
- Durability Guarantee: Berikan garansi jahitan selama 6 bulan untuk menunjukkan kualitas produk Anda.
Langkah Awal Memulai
Segala sesuatu bisnis, sekecil apapun, perlu persiapan matang agar yang sudah dimulai tersebut tidak sia-siap. Kalian bisa melakukan hal-hal sebagai berikut:
- Riset Supplier: Cari kain kanvas dengan berbagai ketebalan (biasanya diukur dengan satuan oz). Kanvas 10oz – 12oz sangat cocok untuk tote bag berkualitas tinggi.
- Sample Testing: Buat satu prototipe, gunakan selama 2 minggu, cuci berulang kali, dan lihat apakah jahitannya kuat atau warnanya pudar.
- Visual Branding: Produk kanvas sangat bergantung pada visual. Pastikan foto produk memiliki nuansa yang konsisten (misalnya: estetik minimalis atau vibrant/pop).
- Tips Tambahan: Jangan hanya menjual tas. Juallah “solusi”. Misalnya, “Tas ini muat untuk laptop 14 inci, botol minum 1 liter, dan payung lipat tanpa terlihat penuh sesak.”
Penutup
Mengapa kanvas sangat populer untuk bisnis?
Kanvas sangat disukai pengusaha karena mudah dimodifikasi. Kita bisa menyablonnya, membordirnya, melukisnya secara manual, atau bahkan melakukan teknik tie-dye.
Baru-baru ini seorang teman mencobanya dengan cara diprint. Jadi dia membuat gambar-gambar digital melalui software tertentu kemudian dimaklonkan untuk diprint khusus kain.

Selain itu, karena berasal dari serat alami (katun), kanvas dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan tas plastik atau kulit sintetis. Kalau kalian sudah cukup dengan jumlah produksi, bisa deh mulai memasarkan baik menjual secara online, titip jual ke gerai atau toko dengan bagi hasil, atau bisa juga sistem pre-order.
Nah, tunggu apalagi? Apakah kalian mau juga mencoba bisnis tas kanvas?
Atau ada ide bisnis apalagi bagi pemula?
Sumber: Photo by Sanddollar: https://www.pexels.com/photo/six-assorted-colors-tote-bags-on-white-wooden-cabinet-634538/
